Pilar-pilar keimanan yang akan membuatnya kokoh ada empat hal: Taqwa kepada Allah, rasa malu untuk bermaksiat, bersyukur atas segala nikmat Allah dan bersabar atas segala ujian (Kalam Ahli Hikmah)

PROGRAM Tiket berkah Akhirat Sahabat mari kita Bina Dhuafa, bagi Bapak/Ibu yang ingin menyumbangkan atau berdonasi baik Uang,baju bekas layak pakai atau barang- barang bekas lainnya seperti komputer, radio bekas, sepeda bekas, dan barang barang bekas silahkan salurkan ke Program Bina Dhuafa KLIK LINK INI UNTUK MENGETAHUI CARA MEMBERIKAN DONASI ANDA



MESIN PENCARI GOOGLE

Selasa, 14 Juni 2011

REMAJA DAHULU DAN SEKARANG

 
Kali Ini saya akan Posting di Blog saya tentang Remaja Dahulu dan Remaja sekarang.
Mengapa saya tulis seperti ini….?
Yah sekedar share saja Pada waktu kecil Saya pernah terlintas dalam pikiran saya
Bahwa orang tua saya itu tidak menyayangi saya Ibu saya Setiap Hari Kerjanya
Marah Kalau perintahnya tidak langsung di turuti Seperti Harus Berangkat Mengaji setiap Pukul 4 Sore saya sudah harus berangkat ke tempat pengajian yang jaraknya cukup jauh yaitu kurang lebih satu kilo dengan berjalan kaki yah saya
Mengaji di lingkungan sebuah pesantren tapi saya  tidak jadi santri di pesantren tersebut hanya mengaji mempelajari baca dan tulis al.Qur ,an.
Tapi karna Saya sebagai Anak laki-laki yang tumbuh Remaja yang tinggal di Desa setingkat kecamatan membuat suasana Sosialnya masih panatik dan Kolot
Hingga akhirnya saya bergaul di luar setiap saya pulang sekolah saya main bergaul dengan Teman-teman yang seumur sempat saya terjerumus ke dalam pergaulan
Negatip dari teman-teman yang awalnya coba-coba akhirnya sempet jadi pengguna
Seperti ganja,dan pil haram narkotika tempo dulu.
Hingga Saatnya Suatu malam ketika sekelompok kecil kami yang merayakan ulang tahun teman dengan pesta miras di kawasan Puncak terjadilah Tragedi
Saya Berboncengan dengan kawan saya yang katanya Depresi dan stress karna orang tuanya terlalu banyak aturan akhirnya kesal pergi dari rumah dan menjadi anak genk , wal hasil kami pulang dari kawasan puncak dengan kondisi mabuk dan mengendarai Motor saya waktu itu Di Bonceng oleh teman saya yang dengan kecepatan kurang lebih 70 Km perjam dengan kondisi mabuk membuat lepas Kontrol pada saat itulah terjadi tragedy Motor kami slip dan menabrak Truck Saya dalam setengah sadar sempat tau akan celaka saya replexs melompat saya tidak tahu lagi setelah itu semua Gelap.
Teman – teman membawa saya ke daerah cimande karna saya menderita patah tulang di tangan kiri Bahkan Tangan kiri saya sampai sekarang masih bengkok sebagai peringatan bahwa saya pernah menjadi anak muda yang nakal dan susah di atur bahkan melawan orang tua.
Setelah kejadian itu Saya sadar bahwa kalau kita tidak menuruti apa yang jadi aturan orang tua sepertinya hanya kerugian yang saya dapat .
Akhirnya saya kembali berusaha menjalani masa muda saya dengan
Kerja keras saya selektip dan memilih dalam bergaul , saya semangkin sadar
Bahkan selanjutnya tanpa di komando orang tua rutin setiap sore saya pergi mengaji dan setiap pulang sekolah saya berjualan asongan yang hasilnya saya gunakan untuk keperluan sekolah ,
Maklum waktu itu Orang tua saya hanya karyawan biasa.
Namun akhirnya dari kerasnya bimbingan dan arahan dari guru mengaji
Dan patuh pada orang tua menciptakan saya menjadi seorang yang mandiri
Syukur pada masa saya dahulu internet belum begitu menyebar luas ke pelosok desa bahkan di desa kami walau orang kaya sekalipun tidak pasang internet.
Dan Hand phone tidak bahkan era tahun 70 an dan saat saya remaja Handpnone
Tidak semurah dan semudah sekarang. Bahkan lagi Handphone dahulu tidak ada fitur internet seperti saat ini.
Tidak ada Facebook,Tidak ada situs pornograpi yang dengan mudah diakses anak-anak sekarang.
Seperti kita semua tau Bahwa internet itu ibaratkan Pisau dapur Jika tepat penggunaannya maka Pisau itu menjadi barang yang sangat bergunauntuk keperluan memasak dan sebagainya.
Tapi jika salah menggunakan atau disalah gunakan maka pisau tersebut menjadi
Alat yang membahayakan diri sendiri atau orang lain bahkan bisa menjadi alat criminal.
Yah internet jika di gunakan anak muda sekarang untuk mengakses ilmu pendidikan dan agama akan semakin pintar dan berprestasi karna dengan membaca dari internet banyak sumber yang kompeten,
Tapi jika hanya untuk mengakses seperti facebook apalagi mengakses situs porno grapi walhasil anak muda sekarang yang seperti itu akan teracuni otaknya menjadi
Selalu berpikir negatip makanya banyak di jaman sekarang Anak baru menginjak SMP sudah ada yang hamil di luar nikah karna sex bebas dan bahkan anak SD ada yang berani memperkosa Anak perempuan di bawah umurnya. Nauzubillah suma naudzubilah.
Sekarang Pikiran saya benar – benar terbuka mengapa orang tua saya dahulu selalu melarang begini begitu tidak boleh terlalu bergaul bebas jangan keluyuran malam-malam pulang sekolah langsung pulang harus banyak belajar harus rajin mengaji bahkan bapak saya mendidik keras saya bahkan sampai saya di pukulnya dengan bamboo yang di buat kusus
Sebesar kelingking anak kecil untuk memukul saya jika saya tidak mau mengaji
Dan sholat padahal menurut cerita Orang tua saya juga bekas Preman…
Yah mungkin dari situlah bapak saya tidak mau anaknya mengikuti jejak bapak saya makanya setelah beliau tobat benar-benar mendidik anaknya walau saya sempat diam-diam mencoba bergaul bebas di luar sampai akhirnya malah celaka.
Yah benar-benar tebuka mata hati dan pikiran saya setelah saya memiliki anak
Betapa beban ini berat memiliki tanggung jawab yang allah berikan pada saya untuk mendidik anak-anak saya apalagi di era sekarang era millennium yang perangkat tehnologi yang muktahir begitu mudah di jangkau sampai pelosok desa sekalipun bahkan anak seusia Sekolah Dasar pun sudah tau apa itu Facebook bahkan bisa mengakses situs porno melalui Handphone naudzubilah suma nauzubillah.
Maka dari itu saya sengaja Memposting Tulisan pengalaman pribadi saya di website blog pribadi saya saya berharap ada yang tidak sengaja mengakses ini dan sedikit banyaknya bisa memberikan setetes pencerahan untuk anak –anak muda
Agar sedikitnya kontrollah diri selektip dan memilih dalam bergaul pertebal iman dan perbanyak pengetahuan tentang agama dengan mengakses situs islam seperti eramuslim.com muslimmuda.com dan masih banyak situs islam khusus untuk muda mudi tinggal search di google ketik situs islam untuk kaula muda. Insya allah
Semoga menemukan banyak pencerahan yang akan melawan unsur-unsur negatip yang di hembuskan negara barat yang memang ada misi untuk mendangkalkan akidah muda mudi islam di indonesia.
Bahkan Pesan saya Hati-Hati Bagi pengguna FaceBook Jangan sekali_kali add atau mencomfirmasi pertemanan dengan FaithFreedom Karna setelah di amati Situs ini ternyata berupaya mendangkalkan keyakinan muda mudi muslim pada ajaran islam awalnya mereka seperti islami tapi setelah lebih jauh akan menyimpang. Waspadalah.
Semoga uraian pada postingan di blog : http://bogor1975.blogspot.com
Dan blog saya yang kedua : http://pencarisyafaat.blogspot.com
Dapat memberikan sumbangsih walau hanya sedikit mudah-mudahan bermampaat
Walau bagaimanapun saya hanya manusia yang tak luput dari kesalahan bahkan sampai saat ini saya masih mencari kebenaran untuk hidup yang benar jadi saya pun sedang berusaha menjadi orang yang benar dan lurus dalam menjalani hidup
Saya berdoa dan memohom pada Allah subhanahu wataalla semoga allah tetap memberikan bimbingan dan hidayah baik langsung atau tidak secara langsung allah berikan pada anak Muda mudi muslim indonesia agar tetap berpegang teguh pada tali agama dan patuh pada orang tua karna tidak ada orang tua yang ingin menjerumuskan anaknya menjadi orang yang tidak benar Cuma mungkin caranya yang berbeda-beda.
Saya sekarang sadar bahwa ridho orang tua adalah ridhonya allah dan marahnya orang tua adalah marahnya allah.
Jadi jangan di salah artikan orang tua marah berarti mereka benci namun sebaliknya intropeksilah mengapa Orangtua menjadi marah ……?
Tidak mungkin ada asap kalau tidak ada bara api.
Maka kalau orang tua marah berati ada yang menyebabkan atau kita melanggar ketentuan yang orang tua berikan . seperti pengalaman hidup saya Orang tua mendidik saya secara keras ternyata terbukti orang tua saya membekali diri saya
Untuk menghadapi jaman ini.
Nah untuk anda kaum muda mengapa orang tua kalian berusaha menciptakan banyak aturan karna kalian akan menghadapi jaman yang akan datang dan akan lebih gila alias edan dari jaman sekarang yang akan dihadapi anak-anak kalian kelak.
Bagai mana kalian akan belajar dari pengalaman orang tua kalian kalau saat ini banyak anak muda yang sudah tidak peduli pada bimbingan orang tua,
Bahkan kadang kadang mereka menganggap orang tua kolot kuno dan ketinggalan jaman. Namun di balik itu semua sepeti yang saya ulas diatas ternyata benar kata orang tua saya dulu bahwa jaman yang akan saya hadapi saat ini akan penuh dengan maksiat angkara murka dan kekejian.
Jadi pesan orang tua saya dulu bingbinglah anak anakmu secara islami jauhkan dari segala urusan yang memberikan celah pada mereka untuk bermaksiat,
Dengan kata lain berikan bingbingan agama yang kuat sebagai pondasi iman mereka agar kelak mereka dapat mendidik anak anak mereka ke jalan yang lurus.
Jadi intinya bahwa Rasa menyesal itu akan datang setelah anda mengalami musibah karna perbuatan negatip anda, seperti tidak patuh pada orang tua , meninggalkan syareat agama,dan melanggar norma adab ketimuran kita yang menurut sejarah sopan santun ramah tamah dan menjaga martabat.
Apakah martabat anda terjaga di saat anda remaja putri di grayangi tubuh anda oleh teman laki-laki dengan gombal cintanya dan akhirnya menyesal…?
Apakah Martabat anda terjaga disaat anda sakau oleh narkoba dan mabuk miras sampai melakukan kriminal dan akhinya ngandang di kantor polisi seperti ayam…?
Apakah Martabat anda terjaga wahai anak perempuan sekarang, disaat tau Hamil diluar nikah karna berpacaran diluar batas norma agama….?
Apakah Martabat anda terjaga setelah anak muda pria sekarang setelah mengakses situs pornograpi dan karna tidak bisa menahan napsu dan kurang pondasi iman akhirnya berkelompok memperkosa anak gadis orang dan akhirnya tertangkap polisi dan ngandang seperti ayam …..?
Sungguh ini yang di banggakan anak muda sekarang kata mereka kalau ga ikut jaman katanya ketinggalan jaman ….!
Tapi ingat kalau anda ikuti jaman yang di posisi negatip maka akan berakhir penyesalan.
Namun kalau anda ikuti jaman dari segi positif maka sukses yang akan anda raih.
So …silahkan pilih mau mengikuti jaman dengan sukses atau mau mengikuti jaman dengan title narapidana atau wanita tuna susila…..?
Semua saya kembalikan kepada anda generasi bangsa.

Arahan dari tulisan ini :

Sebagai generasi bangsa hendaklah membingbing diri dengan ilmu agama yang di arahkan orang tua dan guru agama, dan mengikuti tata krama sopan santun yang di arahkan guru baik pada masyarakat atau patuh pada orang tua dan taat pada agama karna dengan cara seperti itu insya allah dapat membentengi diri dari pengaruh negatip.
Bentengi diri dengan sugesti bahwa kalian kelak akan punya anak dan menjadi orang tua dari anak –anak kalian apakah anak anak kalian kelak akan di ajarkan kebebasan sepeti yang kalian ingini saat ini, sampai saatnya nanti anak-anakmu akan terjerumus…?
Belum terlambat merubah pribadi yang baik dan taat karna dengan membentuk pribadi yang taat dan patuh insya allah kelak bahagia yang akan kalian dapatkan bukan suatu penyesalan.
Semoga bermampaat.

Sumber :

RusliHandreas

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TINGALKAN URL SITUS / BLOG ANDA DI AKHIR COMMENTAR TERIMAKASIH.