Pilar-pilar keimanan yang akan membuatnya kokoh ada empat hal: Taqwa kepada Allah, rasa malu untuk bermaksiat, bersyukur atas segala nikmat Allah dan bersabar atas segala ujian (Kalam Ahli Hikmah)

PROGRAM Tiket berkah Akhirat Sahabat mari kita Bina Dhuafa, bagi Bapak/Ibu yang ingin menyumbangkan atau berdonasi baik Uang,baju bekas layak pakai atau barang- barang bekas lainnya seperti komputer, radio bekas, sepeda bekas, dan barang barang bekas silahkan salurkan ke Program Bina Dhuafa KLIK LINK INI UNTUK MENGETAHUI CARA MEMBERIKAN DONASI ANDA



MESIN PENCARI GOOGLE

Selasa, 02 Oktober 2012

Indonesia Bisa Memimpin Dunia

Banyak orang Indonesia tak bangga punya Negara, bahkan punya bangsa Indonesia. 
Pemuda-pemudanya sering mencibir kebiasaan buruknya dengan kata-kata “Indonesia banget…”. Misalnya ada acara yang molor dari jadwalnya, tak jarang seloroh itu keluar dari mulut kita.  Kita punya sikap demikian karena terlalu banyak alasan bagi Indonesia untuk  dicibir dan diremehkan. Budaya korupsi yang sudah lumrah dilakukan oleh setiap orang, dismanajemen dimana-mana, kebodohan-kebodohan dari semua sector menjadi alasan penting tentang Indonesia yang tak dibanggakan lagi.
kaya tapi miskin,harta terpendam,hasil bumi,tanah,laut,emas,minyak,intan
Kekayaan alam indonesia
Tapi semuanya itu karena orang belum tahu potensi manusia Indonesia, alam Indonesia, kepastian-kepastian syafaat para leluhur untuk Indonesia, atau lebih tepatnya kita sebut nusantara. Bahkan penulispun juga tak tahu apa-apa, selain hanya menerka dan mengira.

Kenapa Indonesia akan memimpin dunia   ?

  1. Sebagaimana Nabi pernah bersabda bahwa kepastian baik sebuah bangsa mendapatkan musibah itu dua, pertama ia akan dilebur dosa-dosanya. Kedua, dia diangkat derajatnya oleh Allah. Kita sudah gamblang menyaksikan Indonesia yang dihantam musibah dengan seribu satu bahkan lebih jenis musibah. Saya kira musibah yang menimpa umat-umat terdahulu sudah pernah di lalui bangsa ini. Insya Allah manusia nusantara akan meraih keduanya, karena ia menjalani musibah dengan sabar dan mereka bertambah baik, karena mendekat ke Allah dan saling  tolong menolong dalam berbuat kebaikan. Kebangkitan kembali budaya gotong royong di beberapa daerah di nusantara, diawali dari berbagai macam musibah juga.
  2. Indonesia punya kekayaan budaya, karena nusantara ini miniature dunia. Budaya nusantara adalah budaya paling kaya. Sepersepuluh  dari bahasa dunia ada di Indonesia, sehingga menurut I Nyoman Arya Wibawa Indonesia adalah bangsa yang paling kaya menampung bahasa dunia, sehingga beragam kebahasaannya. Menurut Cliffod Geertz untuk bahasa di Jawa saja mencapai ratusan jenis bahasa. Untuk jenis sambal saja pada acara festival kuliner di Yogyakarta terdapat kurang lebih 600 jenis.
  3. Kerajaan atlantis yang disinyalir banyak ilmuwan sebagai peradaban pertama paling maju sepanjang  sejarah terletak di wilayah Indonesia. Melalui karya Atlantis- The Lost Continent Finally Found, Aryoso de Santos membeberkan bukti penelitiannya selama 30 tahun bahwa Indonesialah sejarah awal peradaban manusia terukir. Terus apa hubungannya dengan kemajuan Indonesia. Kita memakai sunatullah matahari yang terbit dari arah timur dan sekarang sudah mulai surup di arah barat. Sebagaimana matahari terbit, bangsa timurlah tempat terbitnya fajar peradaban, dan karena sekarang mentari peradaban itu mulai tenggelam di barat, maka bersiaplah atas terbitnya fajar dari timur, sebuah peradaban spiritual akan terbit dalam bahasa pewayangan disebut bangbang wetan.
  4. Mental manusia Indonesia adalah mental air. Sebagaimana sifat air yang selalu akan beadaptasi dengan tempatnya. Tak heran kan jika di Indonesia aliran apapun ada, agama yang manapun tersedia, jenis kepercayaan yang bagaimanapun akan diterima. Maka kenyataan budaya mitung dino, matang puluh, nyatus, merupakan jenis mental budaya air yang bisa bergaul dengan siapa pun, termasuk dengan kopi, gula, teh, sirup, dll. tapi hukum fisika selalu bilang ‘gula, kopi, teh larut dalam air’ bukan sebaliknya. Termasuk dari bagian karakter air adalah seakan ia terjajah oleh kopi, the, sirup, tapi sebenarnya mereka itulah yang dikenalikan oleh air. Sebagaimana belanda yang menjajah Indonesia, tetapi justru merekalah yang terpikat pada Indonesia. Merekalah yang mempelajari Jawa, memelihara budaya-budaya, arsip-arsip sejarah tentang kejawaan dan keindonesiaan. Yang mencolok lagi di belanda ada kampong suriname, sedangkan di Indonesia bahasa belanda saja tak dilestarikan lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TINGALKAN URL SITUS / BLOG ANDA DI AKHIR COMMENTAR TERIMAKASIH.