Pilar-pilar keimanan yang akan membuatnya kokoh ada empat hal: Taqwa kepada Allah, rasa malu untuk bermaksiat, bersyukur atas segala nikmat Allah dan bersabar atas segala ujian (Kalam Ahli Hikmah)

PROGRAM Tiket berkah Akhirat Sahabat mari kita Bina Dhuafa, bagi Bapak/Ibu yang ingin menyumbangkan atau berdonasi baik Uang,baju bekas layak pakai atau barang- barang bekas lainnya seperti komputer, radio bekas, sepeda bekas, dan barang barang bekas silahkan salurkan ke Program Bina Dhuafa KLIK LINK INI UNTUK MENGETAHUI CARA MEMBERIKAN DONASI ANDA



MESIN PENCARI GOOGLE

Jumat, 02 November 2012

Kisah Keluarga Suci Sayyidah Fatimah


Pada suatu hari, Rasulullah saw datang ke rumah Fatimah.
Beliau Saww melihat putrinya itu dlm keadan bersedih berlinang air mata.

Rosul saw bertanya : “ Wahai permata hatiku ! mengapa engkau bersedih dan menangis?”

Fatimah menjawab,”Wahai Rasulullah ! ini hanyalah sekedar berita bukan pengaduan ;
telah tiga hari lamanya dirumah kami tidak terdapat makanan.

Dan Al-Hasan serta Al-Husein telah berada dlm keadan lemah ; tidak bertenaga karena menahan lapar. Dan hari ini mendengar keduanya mengucapkan kata-kata yang dalam hal ini saya tak mampu mngungkapkannya kepada Anda.”

Rasulullah saw bertanya,

 “Apa yang telah mereka katakan?” Fatimah menjawab, “Mereka berkata ,
‘Apakah didunia ini ada anak yang kelaparan seperti kita?’ dan tatkala saya mendengar kata-kata ini dari lisan mereka, maka saya merasa seakan-akan dunia ini gelap gulita.”

Kemudian , Fatimah a.s berkata ,
“Wahai ayah! Apakah seorang hamba, dalam bermunajat kepada ALLah, dibenarkan untuk mengeluhkan kesulitan yang tengah menimpanya  ?

” Rasulullah saw menjawab,

“Wahai putriku ! ketahuilah bahwa Allah Swt amat menyukai keluh-kesah hamba-Nya.”

Sayyidah Fatimah segera bangkit dan masuk kekamar, kemudian menunaikan shalat dua rakaat. Setelah selesai menunaikan salat dan mengungkapkan keperluannya, dia Ber do’a,

“ Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa para wanita tidak memiliki kekuatan dan ketegaran sebagaimana para Nabi ; ayah saya mampu untuk menahan lapar , tetapi saya tidak mampu bertahan . Berilah kekuatan kepada saya atau bebaskanlah saya
dari kesulitan dan penderitaan ini.”

Setelah mengungkapkan kalimat ini, Sayyidah Fatimah jatuh pingsan.
Dalam pada itu, Jibril a.s datang dan berkata,
“Wahai Rasulullah, bangkitlah ! Rintihan Fatimah membuat para malaikat menjerit.”

Rasulullah saww pun menyaksikan Sayyidah Fatimah dalam keadaan pingsan.
Beliau saw duduk, lalu mengangkat kepala Sayyidah Fatimah dan meletakkan(nya) ditangan beliau saw. Dan tatkala beliau Sayyidah Fatimah mencium aroma harum Rasulullah saw,
diapun tersadar dan berdiri serta menundukkan kepala.

Rasulullah saw berdiri dan meletakkan tangan suci beliau saw ke dada Sayyidah Fatimah
dan berkata, “Ya Allah selamatkan dia dari pedihnya rasa lapar.”
Sayyidah Fatimah berkata,
“Berkat doa itu, aku sama sekali tidak pernah merasa lapar.”

Semoga artikel di atas bias menjadi bahan pelajaran Bahwa seperti di sebutkan rosullullah bahwa Allah Swt amat menyukai keluh-kesah hamba-Nya.
Jangan putus asa mari berdo’a dan berusaha agar terlepas dari kesulitan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TINGALKAN URL SITUS / BLOG ANDA DI AKHIR COMMENTAR TERIMAKASIH.