Pilar-pilar keimanan yang akan membuatnya kokoh ada empat hal: Taqwa kepada Allah, rasa malu untuk bermaksiat, bersyukur atas segala nikmat Allah dan bersabar atas segala ujian (Kalam Ahli Hikmah)

PROGRAM Tiket berkah Akhirat Sahabat mari kita Bina Dhuafa, bagi Bapak/Ibu yang ingin menyumbangkan atau berdonasi baik Uang,baju bekas layak pakai atau barang- barang bekas lainnya seperti komputer, radio bekas, sepeda bekas, dan barang barang bekas silahkan salurkan ke Program Bina Dhuafa KLIK LINK INI UNTUK MENGETAHUI CARA MEMBERIKAN DONASI ANDA



MESIN PENCARI GOOGLE

Senin, 01 Agustus 2011

Ajaran Sesat Merajalela di Indonesia


"Perbedaan yang dilandasi dalil atau dasar yang kuat dibolehkan dalam ajaran Islam, namun yang tidak boleh mengaku Islam tetapi tidak percaya Rasulullah dan Al Quran sebagai pedoman," ujarnya dalam ceramah Tabligh Akbar Kamis malam (28/4) di Masjid Baitul Hikmah Kota Muntok.

Dia mendesak ajaran yang menyimpang dari aturan dan nilai-nilai Islam diluruskan sehingga kembali kepada jalan yang benar dengan perilaku berlandaskan kitab suci Alquran dan Hadist Nabi Muhammad SAW.

Ia juga meminta kaum muslim tidak serta merta mengatakan seseorang itu sesat, menyimpang, kafir dan murtad, tanpa alasan kuat berdasarkan petunjuk Alquran dan Hadist karena melakukan tuduhan tanpa dalil yang benar dan kuat juga tidak bisa dibenarkan dalam Islam.

Rizieq juga membahas Islam Liberal, Ahmadiyah dan Negara Islam Indonesia (NII). Berkaitan dengan ini, dia meminta kaum muslim tidak terjebak dalam situasi membingungkan.

"Jika tidak berpedoman pada Al Quran dan Hadist Rasusullah Muhammad SAW, jangan mengaku beragama Islam. Itu jelas menyimpang, keluar saja dari agama Islam," ujarnya.(*)Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab, menyatakan ajaran sesat yang menyimpang dari Al Quran dan Hadist makin merajalela di Indonesia sehingga harus diluruskan karena merusak kesucian nilai-nilai Islam dan meresahkan kaum muslim.

"Perbedaan yang dilandasi dalil atau dasar yang kuat dibolehkan dalam ajaran Islam, namun yang tidak boleh mengaku Islam tetapi tidak percaya Rasulullah dan Al Quran sebagai pedoman," ujarnya dalam ceramah Tabligh Akbar Kamis malam kemarin di Masjid Baitul Hikmah Kota Muntok.

Dia mendesak ajaran yang menyimpang dari aturan dan nilai-nilai Islam diluruskan sehingga kembali kepada jalan yang benar dengan perilaku berlandaskan kitab suci Alquran dan Hadist Nabi Muhammad SAW.

Ia juga meminta kaum muslim tidak serta merta mengatakan seseorang itu sesat, menyimpang, kafir dan murtad, tanpa alasan kuat berdasarkan petunjuk Alquran dan Hadist karena melakukan tuduhan tanpa dalil yang benar dan kuat juga tidak bisa dibenarkan dalam Islam.

Habib Rizieq juga membahas Islam Liberal, Ahmadiyah dan Negara Islam Indonesia (NII). Berkaitan dengan ini, dia meminta kaum muslim tidak terjebak dalam situasi membingungkan.

"Jika tidak berpedoman pada Al Quran dan Hadist Rasusullah Muhammad SAW, jangan mengaku beragama Islam. Itu jelas menyimpang, keluar saja dari agama Islam," ujarnya.[ant/ismed]

Sumber: ANTARA

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TINGALKAN URL SITUS / BLOG ANDA DI AKHIR COMMENTAR TERIMAKASIH.